Susunan Makalah

Contoh Susunan Makalah

Menulis suatu makalah adalah hal yang tidak bisa dihindari dalam sebuah tugas perkuliahan. Dalam menyusun sebuah makalah, ada beberapa susunan yang perlu diketahui oleh seorang mahasiswa. Artikel ini akan mengulas contoh susunan makalah yang penting untuk diketahui.

Contoh susunan makalah di bawah ini akan sangat membantu mahasiswa baru yang masih kebingungan dalam menulis suatu makalah. Berikut adalah ulasan dari situs Academic Indonesia untuk Anda!

Contoh Susunan Makalah dengan Format Baik Sesuai Standar Pendidikan

Susunan Makalah

Sebenarnya cara membuat makalah yang baik sesuai dengan standar atau kaidah yang benar tidaklah rumit. Bacalah artikel ini hingga tuntas agar Anda sebagai mahasiswa lebih kreatif dalam menyusun makalah sendiri.

 Cara membuat makalah yang baik sesuai standar yang benar haruslah memperhatikan sistematika penyusunan makalah. Sistematika penyusunan makalah ini perlu disusun rapi dan juga sistematis.

Pada saat Anda akan menyusun makalah, sudah seharusnya Anda berpedoman pada kerangka makalah yang sesuai kaidah. Nah, kerangka atau susunan makalah yang baik dan benar terdiri dari:

  1. Cover
  2. Kata Pengantar
  3. Daftar Isi
  4. Bab I Pendahuluan
  5. Bab II Landasan Teori
  6. Bab III Pembahasan
  7. Bab III Penutup
  8. Daftar Pustaka

1. Membuat Cover

Langkah pertama dalam membuat cover atau jilid makalah, harus Anda tulis dengan mengisi beberapa keterangan. Keterangan itu meliputi :

  1. Nama mahasiswa/mahasiswi/
  2. Kelompok yang membuat makalah,
  3. Judul makalah
  4. Nama dosen,
  5. Logo universitas
  6. Nomor induk mahasiswa
  7. Tahun pembuatan/periode

2. Kata Pengantar

Langkah kedua, membuat kata pengantar. Kata pengantar diisi dengan salam pembuka yang berhubungan dengan dasar pemikiran mengapa judul/tema makalah dipilih untuk dibahas dalam makalah.

 Hanya saja dasar pemikiran yang ditulis hanya secara garis besar saja, dan diikuti ucapan terimakasih serta diakhiri dengan tanda tangan pembuat makalah.

3. Halaman Daftar Isi

Untuk halaman daftar isi makalah, pada umumnya disusun berdasarkan susunan isi makalah. Tulislah judul dan nomor halaman setiap uraian yang ada di makalah dengan susunan yang rapi.

4. BAB I : Pendahuluan

1. LATAR BELAKANG

Ketika Anda menulis latar belakang makalah maka isi dari  bagian ini adalah ditulis mengenai alasan pemilihan tema dalam pembuatan makalah.

2. TUJUAN

Untuk tujuan penulisan makalah, biasanya ditulis mengenai tujuan yang akan dicapai dalam pembuatan makalah.

Misalnya adalah :

1. RUMUSAN MASALAH

  1. Apa itu warga negara dan bagaimana cara memperoleh kewarganegaraan Indonesia bagi masyarakat asing?
  2. Seperti apa urgensi sebuah kewarganegaraan bagi masyarakat asing?
  3. Apa itu pendidikan kewarganegaraan dan bagaimana konsepnya  di Indonesia?
  4. Apa fungsi dan pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat asing?

2. TUJUAN MASALAH

  1. Mengetahui definisi mengenai warga negara dan proses menjadi warga negara Indonesia.
  2. Mengetahui pentingnya sebuah kewarganegaraan bagi masyarakat asing.
  3. Mengetahui seperti apa konsep pendidikan kewarganegaraan Indonesia.
  4. Mengetahui fungsi dan pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat asing.

3. RUANG LINGKUP MATERI

Ruang lingkup materi dalam makalah ditulis berdasarkan tentang ilmu atau teori yang berkaitan dengan tema yang diambil dalam makalah.

5. BAB II : Dasar Teori atau Landasan Teori

Masuk ke bab kedua, yakni menulis landasan teori makalah, pada bagian ini Anda akan diminta menulis tentang pembahasan dan penelitian tentang ilmu ataupun teori yang sudah pernah dibahas oleh para ahli yang berkaitan dengan tema makalah yang Anda tulis.

Nah, untuk materi yang dibahas secara teoritis harus Anda kaitkan dengan aplikasi praktis teori atau ilmu tersebut dalam kenyataan kehidupan keseharian. Jika Anda hendak menuliskan teori yang diambil dari para ahli, maka jangan sampai Anda lupa mencantumkan daftar pustaka.

Baik dari nama ahli, tahun atau buku yang pernah memuat teori tersebut. Ya, And harus menuliskan sumber/nara sumbernya dengan jelas agar tidak diragukan. Jika pun Anda hendak  membuat kutipan maka haruslah mencantumkan pula halaman di mana kutipan tersebut Anda ambil.

Misalnya adalah :

  1. Penulisan paper ini menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik (Definisi Sosial) dengan tokoh utamanya Max Weber.
  2. Menurut Ritzer inti dari obyek studi paradigma ini adalah proses pendefinisian realitas sosial dan bagaimana orang mendefinisikan situasi, baik secara intra subyektif maupun inter subyektif, sehingga melahirkan tindakan-tindakan tertentu sebagai akibatnya.
  3. Weber menegaskan bahwa manusia itu adalah makhluk yang kreatif dalam membentuk realitas sosial (dunianya sendiri), misal anak kecil dengan tongkat kakeknya, seolah-olah dirinya pahlawan dengan pedang samurai menghadapi raksasa jahat yang sebenarnya adalah patung batu hiasan. Dengan demikian disimpulkan bahwa manusia bahkan anak-anak telah mampu menciptakan dunia sosialnya sendiri. Peran-peran kita sebagai ayah, dosen, peronda dan lain sebagainya adalah bikinan kita sendiri.

6. BAB III : Pembahasan

Nah, bab 3 adalah pembahasan makalah yang merupakan isi dari makalah. Anda harus menuliskan referensi dan sumber yang terkait dengan penelitian dalam makalah. Di dalam pembahasan makalah inilah semua dituliskan.

Dari mulai menuliskan materi tinjauan pustaka, hasil penelitian berupa wawancara, observasi lapangan, kegiatan eksperimen laboratorium dan lain-lain.

Semuanya perlu Anda tulis secara detail untuk menjawab point-point penting yang dirumuskan dalam rumusan masalah pada bab 1 yang telah ditulis sebelumnya.

Adapun untuk isi dari pembahasan makalah bisa Anda tuliskan mengenai data yang diperoleh di lapangan atau kenyataan. Data di lapangan ini harus Anda kaitkan dengan ilmu atau teori yang sudah ada.

Jika ada kesesuaian, maka bisa Anda bahas lebih lanjut dan dapat pula Anda masukkan pendapat pribadi yang berkaitan erat dengan tema atau gagasan. Adapun jika tidak ditemukan kesesuaian antara teori atau ilmu yang sudah ada dengan kenyataan di lapangan, maka bisa Anda bahas untuk melihat mengapa hal tersebut dapat terjadi.

Anda juga bisa memasukkan pendapat pribadi yang berkaitan erat dengan tema/ gagasan. Pendapat ini diharapkan bisa ada keterkaitan antara kenyataan dengan ilmu yang ada, baik yang ada hubungannya maupun tidak, bisa Anda jelaskan dengan baik dan rinci.

7. BAB IV : Penutup

Untuk bab ke 4, yakni penutup makalah ini biasanya berisi kesimpulan. Kesimpulan adalah ringkasan atau hal apa yang menjadi pemecah masalah dalam makalah. Adapula saran dan usul yang bisa Anda tulis untuk memberikan beberapa saran tentang hal yang berhubungan dengan isi makalah.

  1. Kesimpulan pada makalah berisi tentang simpulan akhir dari pembahasan yang sudah dibuat. Buatlah kesimpulan yang singkat dan jelas, tidak panjang seperti pembahasan.
  2. Usul dan Saran pada makalah dapat juga penulis tuliskan  berkaitan dari isi makalah.

8. Daftar Pustaka

Langkah yang terakhir, menulis daftar pustaka, tulislah seluruh sumber yang digunakan dalam pembuatan makalah. Penulisannya secara lengkap dan mengikuti kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Ubaidillah, Pendidikan Kewarganegaraan Demokrasi, HAM, & Masyarakat Madani, IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Press, 2000

Kansil C.S.T Drs , Hukum Kewarganegaraan Republik Indonesia, Sinar Grafika , Jakarta, 1992

Guru Abdi Tim, Pendidikan Kewarganegaraan, Erlangga , Jakarta , 2006

Jika sumber diambil dari internet, maka daftar pustaka yang bisa ditulis adalah

PENGERTIAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

http://newpopak.blogspot.co.id/2015/06/konsepwarga-negara-dan-kewarganegaraan.html

Seperti itulah contoh susunan makalah yang hendaknya bisa menjadi pedoman bag Anda menulis makalah yang benar. Semoga bermanfaat.